Jakarta, 29 Agustus 2026 – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Ade Jona Prasetyo meraih penghargaan kategori Muda Penggerak Ekonomi Inspiratif Sumatera dalam ajang detikSumatera Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kiprahnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kewirausahaan. Ade Jona dinilai menjadi salah satu figur muda yang aktif mengambil peran dalam memperkuat ekosistem usaha serta mendorong generasi muda agar berani terlibat dalam kegiatan ekonomi.
Penghargaan tersebut diterima oleh Ketua Umum BPD HIPMI Jaya Sona Maesana yang mewakili Ade Jona dalam acara detikSumatera Awards 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian acara yang memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh, institusi, serta komunitas yang dinilai memiliki kontribusi terhadap kemajuan Sumatera. Pemberian penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas peran Ade Jona dalam mengembangkan dunia usaha sekaligus memperkuat keterlibatan pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi.
Ade Jona saat ini tidak hanya menjabat sebagai Ketua Umum BPP HIPMI, tetapi juga merupakan anggota Komisi XII DPR RI. Posisi tersebut membuat perannya berada pada dua ruang yang saling berkaitan, yakni dunia usaha dan kebijakan publik. Melalui HIPMI, ia memiliki ruang untuk mendorong lahirnya pengusaha baru dan memperkuat jaringan bisnis generasi muda. Sementara melalui parlemen, pengalaman di dunia usaha dapat menjadi salah satu perspektif dalam melihat kebijakan yang berkaitan dengan perekonomian, investasi, sumber daya, dan penciptaan lapangan kerja.
Dalam kepemimpinannya di HIPMI, penguatan ekosistem kewirausahaan menjadi salah satu perhatian penting. Organisasi pengusaha muda tersebut memiliki anggota dari berbagai daerah dan sektor usaha sehingga dapat menjadi wadah untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus berbagi pengalaman. Pengusaha muda juga dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan teknologi, persaingan global, kebutuhan pembiayaan, hingga tuntutan untuk meningkatkan produktivitas. Karena itu, penguatan kapasitas dan jaringan menjadi penting agar pelaku usaha muda dapat berkembang secara berkelanjutan.
Ade Jona juga dinilai memiliki perhatian terhadap pengembangan UMKM dan upaya mencetak pengusaha baru. Keberadaan UMKM memiliki peran besar dalam perekonomian karena sektor tersebut menjadi sumber penghasilan bagi banyak masyarakat sekaligus menyediakan lapangan pekerjaan. Pengembangan UMKM membutuhkan dukungan dari berbagai sisi, termasuk akses pembiayaan, peningkatan kemampuan manajemen, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan akses pasar. Keterlibatan organisasi pengusaha dapat membantu mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai peluang yang tersedia.
Penghargaan tersebut juga menjadi momentum untuk mendorong semakin banyak anak muda mengambil peran dalam kegiatan ekonomi. Generasi muda tidak hanya dapat menjadi pencari kerja, tetapi juga memiliki peluang untuk menjadi pencipta lapangan pekerjaan melalui kewirausahaan. Keberanian memulai usaha perlu diikuti dengan kemampuan membaca peluang, mengelola risiko, serta beradaptasi terhadap perubahan pasar. Semakin banyak pengusaha muda yang berkembang, semakin besar pula potensi terciptanya lapangan kerja dan aktivitas ekonomi baru di berbagai daerah.
Sebagai figur yang berasal dari Sumatera, kiprah Ade Jona juga dikaitkan dengan upaya memperkuat potensi ekonomi daerah. Sumatera memiliki sumber daya alam, sektor industri, perdagangan, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata yang dapat dikembangkan lebih jauh. Pengusaha muda memiliki peluang untuk mengambil bagian dalam mengolah potensi tersebut menjadi kegiatan ekonomi yang memiliki nilai tambah. Pengembangan usaha di daerah juga dapat membantu mengurangi kesenjangan dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa.
Penghargaan Muda Penggerak Ekonomi Inspiratif Sumatera diberikan setelah melalui proses seleksi yang mempertimbangkan sejumlah aspek. Penilaian mencakup inovasi, kreativitas, dampak terhadap masyarakat, serta keaktifan figur dalam bidang yang digelutinya. Penghargaan tersebut tidak hanya menyoroti posisi seseorang dalam organisasi, tetapi juga kontribusi dan dampak yang dihasilkan melalui berbagai aktivitasnya. Karena itu, capaian Ade Jona menjadi bagian dari apresiasi terhadap peran generasi muda dalam menggerakkan aktivitas ekonomi.
Terpilihnya Ade Jona sebagai penerima penghargaan juga berlangsung tidak lama setelah dirinya resmi memimpin HIPMI periode 2026-2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional XVIII HIPMI yang berlangsung di Bandar Lampung pada Juni 2026. Kepemimpinan tersebut menjadi periode baru bagi organisasi pengusaha muda dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berubah. HIPMI diharapkan dapat semakin memperkuat perannya dalam membangun jejaring usaha, mendorong investasi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan pengusaha muda.
Penghargaan yang diterima Ade Jona diharapkan dapat menjadi dorongan untuk terus memperkuat kontribusi terhadap dunia usaha dan perekonomian nasional. Tantangan ke depan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, organisasi pengusaha, serta generasi muda agar peluang pertumbuhan ekonomi dapat dimanfaatkan secara maksimal. Dengan pengalaman di dunia usaha dan peran dalam organisasi pengusaha muda, Ade Jona memiliki ruang untuk terus mendorong lahirnya pengusaha baru sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha Indonesia di tengah persaingan ekonomi yang semakin terbuka.





