Jakarta, 4 Mei 2026 – Pemerintah Kota Medan terus melakukan pembenahan infrastruktur dengan menormalisasi drainase sepanjang 21,46 kilometer serta melakukan pemeliharaan jalan sepanjang 4,18 kilometer pada triwulan pertama tahun ini. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
Normalisasi drainase menjadi fokus utama guna mengurangi potensi banjir di sejumlah titik rawan. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak agar hasilnya lebih maksimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, pemeliharaan jalan difokuskan pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan segera. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas serta mengurangi risiko kecelakaan.
Pemerintah daerah menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen dalam memperbaiki infrastruktur kota secara menyeluruh. Selain itu, perbaikan juga dilakukan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Pengamat tata kota menilai bahwa langkah normalisasi drainase sangat penting dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan perubahan cuaca. Sistem drainase yang baik dinilai mampu mengurangi dampak genangan air di kawasan padat penduduk.
Di sisi lain, masyarakat menyambut positif upaya perbaikan ini. Mereka berharap program serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kota.
Pemerintah juga menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap program yang berjalan agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Perencanaan jangka panjang disebut menjadi kunci dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan kondisi infrastruktur di Medan semakin baik dan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.




